
Komunitas Sahabat Kereta menggelar kegiatan jelajah transportasi kereta di Jakarta pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri 20 anggota komunitas Sahabat Kereta yang bersama-sama mencoba semua jenis transportasi kereta yang ada di Jakarta seperi MRT, LRT, KRL, Kereta Bandara, dan Kereta Antar Kota.
Pada kesempatan pertama Komunitas Sahabat Kereta mengunjungi LRT Jabodebek rute Stasiun Dukuh Atas menuju Stasiun Jatimulya. Saat tiba di Stasiun Dukuh Atas LRT Jabodebek Sahabat Kereta bergiliran tap in masuk stasiun menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) masing-masing dan menuju ke peron tunggu. Sembari menunggu LRT Jabodebek tujuan Stasiun Jatimulya, Sahabat Kereta menyempatkan untuk berfoto dengan objek bangunan dan kereta LRT yang sedang melintas. Tak lama, LRT tujuan Stasiun Jatimulya datang bergegas masuk teratur di dalam kereta. Kereta LRT Jabodebek yang saat ditumpangi menggunakan kereta LRT Trainset 04 buatan PT. Industri Kereta Api. LRT Jabodebek beroperasi menggunakan tingkat otomasi Grade of Automation 3 (GoA 3). Tingkat otomasi ini berarti seluruh rangkaian kereta berjalan dan dikendalikan secara otomatis tanpa masinis melalui sistem Communication-Based Train Control (CBTC) yang dipusatkan di Operation Control Center (OCC)

Sesampainya di Stasiun Jatimulya Komunitas Sahabat Kereta bergerak menuju Depo LRT Jabodebek yang tak jauh dari Stasiun Jatimulya. Saat tiba di Stasiun Jatimulya Komunitas Sahabat Kereta di sambut oleh Raditya Mahardika, Manager Public Relations Divisi LRT Jabodebek. Disana Komunitas diajak berkeliling menggunakan buggy car melihat lebih dekat fasilitas perawatan, penyimpanan, cuci kereta, mekanisme operasional yang ada di Depo LRT Jatimulya. Selesai berkeliling Depo LRT Jabodebek, Sahabat Kereta berkumpul di area kantin dan dilanjutkan dengan silaturahmi dan penyambutan oleh Manager Public Relations LRT Jabodebek. “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Komunitas Sahabat Kereta yang telah datang kemari. Semoga kegiatan ini dapat memberikan edukasi, manfaat, dan bentuk bepedulian terhadap perkembangan transportasi di Indonesia khususnya di kereta” ungkap Raditya. “Sahabat Kereta juga mengucapkan terima kasih karena sudah difasilitasi berkunjung dan melihat lebih dekat operasional LRT Jabodebek. Ini juga pertama kalinya Sahabat Kereta melakukan kunjungan jelajah transportasi di Jakarta.” ucap Yan Ardiansyah, Ketua Sahabat Kereta. Sahabat Kereta juga memberikan cinderamata berupa miniatur lokomotif kepada Manager Public Relations LRT Jabodebek sebagai bentuk kenang-kenangan.

Pada kesempatan kedua Sahabat Kereta jelajah transportasi Jakarta selanjutnya mencoba kereta bandara dari Stasiun Sudirman Baru/BNI City menuju Stasiun Batuceper, Tangerang. Kereta bandara yang dinaiki juga buatan PT. Industri Kereta Api. Proses pembelian tiket juga mudah dapat menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), KUE, QRIS, debit, dan dapat dibeli melalui online maupun di loket stasiun.
Pada kesempatan kedua Sahabat Kereta jelajah transportasi Jakarta selanjutnya mencoba kereta LRT Jakarta rute Stasiun Velodrome menuju Stasiun Pegangsaan Dua. LRT Jakarta ini terdiri dari 2 kereta dalam 1 trainset. Kereta LRT Jakarta ini buatan Hyundai Rotem, Korea. LRT Jakarta hanya beroperasi pada jalur layang dan menggunakan listrik aliran bawah. Menariknya seiring dengan pembangunan LRT Jakarta rutenya akan diperpanjang menjadi rute Pegangsaan Dua – Velodrome – Manggarai target pada bulan Agustus 2026 semoga pembangunan lancar dan selesai tepat waktu.
Pada kesempatan kedua Sahabat Kereta jelajah transportasi Jakarta selanjutnya mencoba kereta MRT Jakarta rute Dukuh Atas – Blok M. MRT Jakarta ini terdiri dari 6 kereta dalam 1 trainset. Kereta MRT Jakarta ini buatan Nippon Sharyo, Jepang. MRT Jakarta ini juga memiliki nama lain yang dikenal dengan nama Ratangga. MRT Jakarta memiliki 2 jenis jalur yang beroperasi pada bawah tanah dan layang. MRT Jakarta ini menggunakan sistem daya listrik aliran atas. Kereta akan dioperasikan dengan menggunakan sistem operasi otomatis level dua (GoA 2) masih menggunakan manusia sebagai masinis dalam mengendalikan kereta dan sistem persinyalan Communication-based Train Control (CBTC) yang dikendalikan dari Operation Control Center (OCC).
Diterbitkan Oleh M4 Sahabat Kereta
